Rabu, 22 April 2009

Ujian Kecil

Kesal dan kecewa rasanya ketika kita tidak mendapat apa yang kita inginkan. Ketika kita merasa bisa mendapat lebih banyak ternyata kita harus menerima lebih sedikit pasti kita akan rasakan sesuatu yang tidak nyaman di hati. Itu yang kurasakan di kantor sore hari itu, sebuah kekecewaan cause I did not get what I expected.

Sore itu, hari Jum’at, waktu sudah lewat maghrib, badan yang terasa sudah sangat lelah dicampur sedikit kegalauan, rasanya segera ingin sampai rumah. Apalagi sebelum maghrib tadi anak sulungku menelpon kalau adiknya panas dan lagi rewel. What a really bad day….
Keluar dari lift, ku lihat beberapa teman sedang mengerumuni seorang sahabat. Karena harus lewat jalan itu mau nggak mau aku pun bergabung dengan mereka. Ternyata sahabat kami itu sedang menceritakan putranya yang baru berusia 2 tahun. Putranya divonis dokter menderita kanker pada usianya yang sangat dini dan saat ini harus menjalani kemotherapy. Ah.. berdesir hatiku mendengar ceritanya, mendengar bagaimana proses sampai diketahui bahwa sebenarnya sel kankerlah yang ada di testikel putranya. Dan hal tersebut baru diketahui setelah putranya harus menjalani 2 kali operasi karena salah diagnosis.. bayangkan anak sekecil itu harus menjalani 2 kali operasi karena sebelumnya hanya diduga sebagai hernia.. ya Allah..

Ah .. sahabatku nampak tenang dan tabah .. walaupun aku rasakan kegalauan dalam kalimat-kalimatnya. Dia hanya mohon bantuan do’a dan support moral. Ya Allah.. berikanlah kesembuhan pada anak sahabatku itu, angkatlah penyakitnya , berilah kekuatan padanya dan keluarganya.. wahai Sang Maha Penyembuh dan Maha Pengasih.

Aku coba bayangkan kalau aku yang harus melalui ujian itu.. Ya Allah … ternyata Engkau langsung mengingatkanku atas apa yang kualami hari ini. Apa yang harus kualami, kekecewaanku hari ini sungguh belum apa-apa. Ah.. betapa tidak bersyukurnya aku.. bukankah aku pernah berdo’a agar aku selalu ikhlas menerima ketetapanNya, dan bukankah apa yang kualami hari ini adalah salah satu ketetapanNya ?. Hari ini sebenarnya hanya cobaan kecil dariNya.. Cobaan kecil untuk menguji keikhlasanku, kesabaranku, dan rasa syukurku. Sebuah ujian kecil dan sepertinya aku tidak lulus. Aduh ya Allah.. astaghfirullah.. astaghfirullah .. ampuni hambaMu.. ampuni hambaMu.. ya Allah..

2 komentar:

  1. tulisan ini membuat tersadar untuk lebih jeli dan peka membaca isyarat-isyarat-Nya..Allah maha baik...

    BalasHapus