Selasa, 08 Mei 2018

Keindahan Air Terjun Madakaripura

Kalau pergi ke Bromo dari Malang lewat jalur Pasuruan Probolinggo atau naik Bromo dari pos Sukapura, anda akan melewati daerah wisata yang dikenal sebagai air terjun Madakaripura. Air terjun ini berlokasi di Dusun Branggah, Desa Negororejo,Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur dan masih berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Informasinya, terdapat 7 air terjun di Madakaripura dengan air terjun utama setinggi 200 meter adalah yang tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia. Air terjun Madakaripura berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi.
Kalau kita naik kendaraan roda empat, maka kita harus berhenti di pos depan, dimana mobil tidak boleh melanjutkan perjalanan sampai titik tersebut.  Kita bisa melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki yang lumayan jauh dan medan yang naik turun (kurang lebih 2 km), atau menyewa ojek dengan menyiapkan uang Rp10.000 per motor sekali jalan. Saran saya, kalau mau menyimpan tenaga dan memang ada uang, lebih baik naik ojek karena dengan naik ojekpun kita harus berhenti di pos berikutnya dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Perjalanan jalan kaki dari pos berhentinya ojek kurang lebih 1,3 km. Jalannya adalah jalan setapak yang dikeraskan cukup untuk dua orang dewasa dan berada dipinggir sungai yang cukup terjal. Cukup melelahkan memang, namun bagi saya rasa lelah tersebut terbayarkan dengan keindahan alam sepanjang perjalanan kaki. Daerah tersebut dikelilingi bukit yang tinggi, penuh dengan pepohonan dan disertai kabut tipis yang menyejukkan mata. Konon nama Madakaripura adalah karena daerah tersebut merupakan tempat semadi Patih Gajah Mada, bahkan terdapat patung Gajah Mada di depan gerbang masuknya. Oh ya, disitu ada guide yang bisa membantu kita sepanjang perjalanan, termasuk membawakan ransel kita. Upah guidenya sekitar Rp50.000.



Sayangnya, pas kita sampai di tempat air terjun utama, kita tidak bisa mendekat karena ada kekuatiran banjir bandang setelah adanya hujan lebat pada malam sebelumnya. Tapi kami masih boleh sampai posisi yang cukup dekat untuk sekedar menikmati keindahan alam dan air terjun Madakaripura serta berbasah-basah terguyur biasan airnya. Oh ya, kita mesti siapkan jas hujan kalau tidak mau basah jika ingin mendekat ke air terjun. 

Jumat, 29 April 2016

Uang Pecahan Rp 200 Ribu Baru Hoax

Dalam sehari ini, saya mendapat kiriman pesan melalui BBM, WA, maupun Telegram yang menginformasikan bahwa Bank Indonesia telah menerbitkan pecahan Rp 200.000 baru seperti gambar disamping. Pesan itu sebenarnya pertama kali saya terima sekitar bulan Februari 2016, dan nampaknya ada pihak-pihak yang terus berusaha mengirim pesan tersebut secara berantai sehingga sampai sekarang masih ada saja yang mengirim. Dari informasi yang saya peroleh, informasi uang pecahan Rp 200.000 itu adalah hoax atau tidak benar dan dikirim oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dari beberapa media diketahui bahwa Bank Indonesia sudah membantah hal tersebut. Bank Indonesia juga telah menjelaskan bahwa BI memiliki aturan jika ingin mengeluarkan pecahan baru dari mata uang rupiah.
Untuk tiap uang pecahan baru yang dikeluarkan, Bank Indonesia akan mengeluarkan pernyataan resmi di media massa dan website www.bi.go.id

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menemukan informasi tentang Rupiah, termasuk ciri keaslian rupiah di link http://www.bi.go.id/id/rupiah/default.aspx. Selain itu, apabila terdapat pertanyaan, masyarakat dapat menghubungi contact center Bank Indonesia di (021)131 atau bicara@bi.go.id, pada jam kerja.‎ Jadi dipastikan informasi tersebut hoax alias tidak benar.