Kamis, 03 Januari 2013

Wisata Volcano Tour Merapi, Alternatif Tujuan Wisata di Jogja

Liburan semester ganjil TA 2012/13 ini bersamaan dengan libur akhir tahun (natal dan tahun baru). Seperti biasa, kami ajak anak-anak  ke Kebumen dan Yogyakarta . Kebumen dan Jogja memang hampir selalu jadi tempat favorit, karena selain banyaknya tempat wisata di sekitarnya, anak-anak bisa sekalian menengok eyang-eyang dan saudara-saudara mereka.

Nah pada kesempatan di Jogja kali ini, kami sempatkan untuk melihat  sisa-sisa letusan Gunung Merapi tahun 2010. Terus terang, selain pengin mengajak anak-anak melihat keindahan alam di lereng Merapi, kami ingin anak-anak bisa melihat sisa-sisa kehancuran di daerah tersebut sebagai pelajaran mereka untuk lebih mensyukuri karuniaNya.

Lokasi tempat wisata ini sangat mudah diakses. Kalau dari Jogja, bisa langsung ke Jalan Kaliurang. Kira-kira di km 17 (daerah Pakem, pas di lampu traffic light depan BPR BDE), ambil kanan lurus ke jalan Kalasan – Pakem (arah Cangkringan). Ikuti saja papan petunjuk ke arah Cangkringan/Kinahrejo, nanti ujung dari jalan tersebut akan ketemu areal parkir yang cukup luas. Sebelum sampai tempat itu, kira 1-2 km sebelumnya kita harus membayar karcis masuk, Rp3000/per orang.

Batu Alien
Lalu apa itu “Wisata Volcano Tour”?
Sebenarnya, dari tempat pembayaran tiket masuk sampai di area parkir, pengunjung sudah bisa melihat-lihat sisa-sisa keperkasaan Merapi. Dari rumah yang hancur, maupun pohon-pohon yang terbakar. Namun kalau sempat melihat di awal-awal bulan setelah letusan Merapi, maka sekarang sudah agak terasa perbedaannya. Kalau dulu terasa gersang, sekarang sudah mulai hijau kembali. Tapi kalau mau melihat area yang lebih luas, bekas aliran lahar maupun awan panas, batu-batu raksasa yang keluar dari mulut merapi, silahkan di coba dengan menyewa jeep yang tersedia di area parkir. Harga sewa jeep bervariasi, tergantung paket yang kita pilih. Harga paket penyewaan jeep searah dengan banyaknya lokasi kunjungan/durasi waktu yang kita pilih. Kisarannya antara Rp250 ribu s.d. Rp450 ribu. 
Contoh:
 Route terpendek dengan durasi perjalanan kira-kira 1 s.d. 1,5 jam dibandrol dengan harga Rp250 ribu (ini route yang kami ambil). Satu jeep kira-kira bisa diisi sampai 5 atau 6 orang. Routenya basecamp – Kali Opak – Tugu Ambruk – Dusun Petung – Dusun Jambu – Batu Alien – Kali Gendol – Dusun Kaliadem – Kampung Wisata Kaliadem – Gumuk Petung – Museum Bekas Erupsi Merapi – Gumuk Bol.

Museum Bekas Erupsi
Dari perjalanan, selain menikmati perjalanan dengan jeep terbuka dan menikmati sejuknya udara di lereng Merapi, kami juga bisa melihat dan membayangkan ketika lahar panas menerjang ketika melewati sungai yang dulu menjadi aliran lahar, kemudian awan panas wedhus gembel menyapu yang sisa-sianya masih terlihat dari rumah yang hancur atau sisa-sisa pohon yang terbakar, batu-batu ukuran raksasa yang membayangkan mengangkatnya saja rasanya tidak mungkin, beterbangan, dan juga menyaksikan sebuah desa yang tenggelam dalam lautan batu dan pasir. Kami juga sempat mampir ke Museum Bekas Merapi, dimana kami bisa melihat dampak erupsi merapi pada berbagai peralatan rumah tangga, sepeda motorm maupun binatang ternak.
Walaupun route yang kami ambil adalah route terpendek, bagi kami itu sudah terasa lebih dari cukup dan mampu memberikan tambahan pelajaran rohani yang dalam. Kami bisa menyaksikan langsung serta merasakan betapa dahsyatnya kekuatan alam dan betapa kecilnya manusia di hadapan Allah Azza Wa Jalla (Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung).

Untuk itu, jika ke Jogja, silahkan dicoba volcano tour ini ..

1 komentar: